Top 5 Makanan yang Sering di Bawa Jemaah Haji

Musim haji telah tiba. Sebagian besar peziarah dari Indonesia telah dipindahkan ke tanah suci. Dan bagi Anda yang masih mengantri, tidak ada salahnya untuk kembali dan memeriksa persiapan koper yang harus Anda bawa. Jangan sampai di tanah suci, ada barang, terutama dokumen penting.

Selain dokumen dan persediaan haji lainnya, penting juga membawa haji bersama makanan. Dengan perbedaan budaya, tidak dapat dipungkiri bahwa makanan dengan cita rasa khas Indonesia akan sulit ditemukan di sana. Meskipun ada banyak restoran Indonesia dalam bahasa Arab, rasa makanan khas negara Anda sendiri tentu terasa lebih lezat.

Ini menjadikan jamaah haji dari Indonesia inisiatif untuk membawa makanan dari Indonesia untuk dikonsumsi selama haji. Nah, buat rekan rekan yang mau melaksanakan haji ataupun umroh di Pekanbaru, kamu dapat menggunakan layanan dari Travel Umroh Pekanbaru dari Annawa Tour Travel.

Jadi makanan apa yang benar-benar tidak dapat dipisahkan dari tradisi peziarah Indonesia? Berikut daftarnya.

Abon

Makanan ini sangat praktis dan tidak cepat rusak. Jadi tidak ada salahnya jika Anda meletakkan beberapa paket abon di koper Haji Anda. Anda bisa makan parut dengan nasi hangat saat perut terasa lapar. Makanan yang dikenal sangat tahan lama juga bisa dimakan langsung tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu.

Baca juga : Travel Umroh Terbaik di Pekanbaru

Dendeng

Makanan ini juga bisa menjadi referensi Anda untuk membawa makanan dari Indonesia. Karena pengolahan dilakukan melalui pengawetan, makanan ini tidak akan mudah rusak. Tetapi, jika Anda ingin mengonsumsi makanan ini, Anda harus mengolahnya lagi. Anda dapat memanaskannya kembali dengan menggoreng atau memanaskannya dalam microwave.

Bawang goreng

Bagi sebagian orang, tidak lengkap makan tanpa menaburkan bawang goreng. Makanan asin ini memiliki daya tahan yang tahan lama. Bawang goreng yang dihilangkan biasanya tersedia dalam stoples kedap udara kecil.

Tempe kering

Beberapa orang Indonesia tidak dapat memisahkan diri dari mengkonsumsi tempe. Karena tidak ada yang memproduksi tempe dalam bahasa Arab, mereka tentu saja membuat peziarah Indonesia yang membawa tempe, terutama tempe kering.

Rendang

Rendang, khususnya rendang daging kering atau pengemasan rendang, adalah salah satu pilar peziarah. Daging kering rendang dikatakan telah menjadi kebiasaan menyediakan makanan ziarah kepada leluhur sejak zaman dahulu.

Manakah dari lima makanan di atas yang akan Anda bawa ke tanah suci?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *